Posts

Showing posts from October, 2017
karya ismail                                                                            kalbu sentuhan sinar yang hangat meneteskan beribu pandangan dalam kalbu adakah setitik bunga diantara jerami menunggu cahaya kalbu ilahi   dengan tusukan cahaya terpancar diwajahmu   dengan tusukan kegelapan disisimu   mentari berganti dengan redupan kalbu   menunggu jawaban sang bunga    menanti beribu harapan dan impian dibalik solekan matahri diujung senja menebus raga sukma kehidupan jadilah pengantar harapan angin yang tak berujung penantian hingga maut melepaskan raga.
Cinta Dibalik Patamorgana Aku tidak  tahu harus berawal dari mana mengukirkan goresan pena ini, jika kita mengulang kembali sejarah silam yang begitu panjang entah bagaimana ceritanya saat itu hanya sebuah perkenalan yang tak terduga oleh beberap teman yang membatu saat itu disebabkan cara penulisan SMS saat itu ia tidak mengerti makanya ia memberikanya kepada temannya untuk dibacakan tetapi saat itu ia hanya iseng untuk mengetahui saya disebabkan saat itu jika ada orang baru aq tuh begitu jutek/ cuek atau apalah kepada orang yang belum aq ketahuisaat itu ia memperkenalkan kepada saya  seorang gadis yang saat itu menari dan aku merasa penasaran saat itu tahun 2007 setelah beberapa waktu sms-pun berjalan beberapa bulan, entah siapa saat itu duluan menelfon yang jelasnya saat itu kami sama-sama penasaran kami seakan menyatu tenang dan bahagia saat bercerita bercanda bersuak riang. Selama 2 tahun kami saling ,engenal satu sama lain baik dari sikap saifat dan karakter kami yang...

puisi

Karya: ismail HARAPAN Terbuai oleh Kenikmatan Panorama Kehidupan Melumpuhkan Kesadarang Angin Sepoi-sepoi wahai Saudara-saudari Tercinta Harapanku Terindah Bukanlah Kesedihan Melainkan Pengendalian diri Menanti Rembulan Perpisahan Bukanlah Akhir dan Ditangisi tetapi, Harapan Penyatuan Perjumpaan Silaturhmi Mengakhiri Patamorgana Perjumpaan Lentera Kehidupan Bukan Menjadi Remot dalam Kehidupan Menentukan Takdir dalam Imaajinasi Jadilah Benang Merah yang Kuat Untuk Cerminan Bangsa Jadilah Hitler Bangsa Sebagai Suri Tauladan, Menuju Satu Ti...tik... Karya: ismail